Aku pernah
berpesan pada Bintang, “Kalau kau bertemu Rembulan, tolong sampaikan padanya:
cepat pulang, kami merindukanmu. Bumi membutuhkan kehangatanmu.”
Lalu, Bintang
membalas, “Rembulan sudah tak ada. Ia menyerahkan sinarnya pada Mentari. Tak
tahukah kau? Itulah kenapa Bumi semakin panas, dan gelap.”
Kenapa? Kenapa
Rembulan begitu mudah menyerahkan sinarnya? Demi apa? Kalahkah ia pada
keganasan Mentari? Lalu, siapa lagi kini yang akan menyinari Bumi di kala malam
datang?
Rembulan…, kembalilah. Setidaknya berikan penjelasan
padaku. Tak apa…, tak apa jika kau kehilangan cahayamu. Aku hanya memintamu
untuk kembali. Nanti, akan kucarikan lagi cahaya yang lebih pijar untukmu. Kembalilah….
Tidak ada komentar:
Posting Komentar